Jumat, 24 Mei 2013

Bis Sumber



Bis malam merupakan kendaran pengangkut masal yang berkategori menawarkan kecepatan dalam pelayanan. Ibarat jaminan mutu, bis malam cepat lebih memikat para pelanggan untuk menggunakan jasanya. Tanpa hal itu disangsikan mampu mengangkut minat penumpang menaikinya. Dalam hal ini bis sumber menjadi pedoman umum bis malam cepat yang bisa diandalkan. Penumpang pecinta kecepatan jelas mengurutkannya dalam peringkat pertama. Banyak hal yang menjadi daya tarik ketika menjadi pelanggan bis ini. Salah satunya adalah kekompakan para kru ketika mengendarai. Dengan adanya co-driver di sisi bersebrangan supir utama, memudahkan dalam mengendalikan situasi. Kerjasama yang baik terlihat dari kelincahan bis menyusri jaluh tengah pulau yang terkenal dengan kontur dataran yang bergelombang.  Jalanan naik turun dilahap dengan rakus. Supir utama ibarat lupa dimana posisi rem berada. Tidak menurunkan kecepatan saat menikung, putaran stir yang halus dan cepat menjadi teknik mengendarai unggulan. Akselarasi adalah kunci dasar melintasi jalanan. Jika rem di injak, maka penumpang akan otomatis bereaksi berdiri dari kursi. Mereka seakan terbiasa apabila “barang keramat” itu tersentuh maka hal kritis (hampir) terjadi. Pada saat itu hampir didefinisikan tidak terjadi. Lebih sering hampir menjadi kosakata dalam perjalanan. Namun lebih sering pula diwartakan bis sumber tidak pernah ada hampir. Seakan semuanya selalu terjadi saat perjalanan. Bis sumber adalah bencana, bis sumber (masalah). Namun ingat juga bis sumber juga menyangkut banyak nyawa, orang-orang yang bekerja di dalamnya, orang-orang yang mendapatkan berkah dari perjalannanya ataupun memperoleh jodoh saat berada di dalamnya.^^ Bis sumber tetap selalu dicintai (walau tetap ada yang membenci).
           
Dicky Ingusan
9 mei 2013


Berdikari







            Rasa syukurku selalu timbul saat matahari terrbit di ufuk timur karena aku masih mendapatkan kesempatan mengulang usia kembali. Sejak dari 22 tahun yang lalu diriku hadir didunia ini. Setelah  terjadinya pencocokan sel sperma dan ovarium akibat aktifitas ayah dan ibu yang membahagiakan. –aktifitas kedua setelah pertama kali menghasilkan saudara tuaku-. Terbentuk seonggok daging yang mulai menjadi parasit di dalam perut (rahim) ibu. Parasit itu menjadi nyawa, menuntut banyak hal untuk dilayani. Diberi makan bernutrisi tinggi, minum bergizi baik dan perhatian dengan waktu melimpah. Dua nyawa dalam satu tubuh, satu nyawa kecil adalah benalu yang tumbuh menyiksa induk semangnya. Menggandakan porsi makan induk semangnya, tapi mengambil nutrisi lebih besar. Menduplikasi porsi minum namun menyerap gizi yang lebih banyak dibandingkan induk semangnya. Sehingga induk semang harus berhemat (mengatur keuangan keluarga) dan bekerja (berjualan bubur kacang ijo) setelah bekerja ( mengajar pelajaran penjaskes-1 ) untuk membeli susu yang bergizi dan daging sapi (rendang).- keduanya menjadi minuman dan makan favoritku-. ^^
            Parasit itu tumbuh semakin membesar. Memberontak meronta keluar dengan berusaha menendang, meninju dinding batas rahim dan dunia. – membuat ibuku bangga karena mengira akan lahir calon pesenam yang dapat mengharumkan nama bangsa ( Cuma bukan minatku, ibu^^). Ayahku adalah tersamgka yang menyebabkan (aku) seonggok daging didalam labirin anggota tubuh ibu. Ayahku menjelma menjadi tawanan. Tersiksa guna bekerja keras menghasilkan uang lebih banyak. Memanfaatkan peluang lebih baik agar memenuhi kebutuhan ibu dam aku –dan juga saudara tuaku- ( tidak perlu membahas saudara tuaku). “Ia jelas adalah bukti cinta pertama dari ayah dan ibu berbentuk produk pertama. Produk pertama tidak lebih baik dari produk kedua, karena “ teknik pembuatannya” yang masih belum lancar” ( referensi  silahkan dicari sendiri, murni pandangan pribadi). “Cuma ia lebih tahan lama dan punya daya adaptasi yang baik.  Itu tergambar dari ayahku bergolongan sudra jawa papa, merantau agar merubah nasib di pulau Sumatra bisa mendapatkan ibuku. Garis utama pewaris harto pusako-2 keluarga karena ibuku anak pertama perempuan dari suku -tanjung- minang yang menganut sistem matrilinieal-3 . Tapi itu bukanlah jurang pemisah cinta ayah dan ibu meneruskan keturunan yang menghasilkan saudar tuaku sebagai produk pertama. Hingga ibuku meninggalkan warisannya - tetap diambil kembali 20 tahun kemudian – untuk bisa menikah dengan ayahku.”
            Namun bagiku yang beruntung bukanlah ayahku, melainkan ibuku. Kalau dirimu melihat dari kacamata materi, maka hanya pembahasan pragmatis yang terjawab. Diriku tidak akan membahasnya disini. Karena ibuku adalah berkah terindah dari surga untuk ayahku. (itu kacamata puitis teman, J) . Maka ia diciptakan berpasangan dengan seorang suami yang penuh toleransi, dedikasi dan bertanggung jawab. Seseorang yang terlahir menjadi pekerja keras sejati. Tidak pernah mengeluh, selalu tersenyum dengan deretan gigi putih menawan. Selalu tampak lebih muda dari usia yang sebenarnya. Sampai detik iini kemurnian tekadnya yang membaja terus menginspirasi untuk diriku bisa mandiri dan berdikari. Jargon dan filosopi terbaik dari seorang anak bangsa yang mencintai negerinya, orang tuanya, keluarganya, masyarakatnya dan kehidupannya.


Dicky Ingusan
Semarang, 17 mei 2013

1.     Penjaskes : Mata pelajaran pelajaran Pendidikan jasmani dan kesehatan atau mata pelajaran olaharaga untuk kurikulum sekarang
2.     Harto pusako : Warisan yang menjadi hak turun temurun ( bahasa minang)
3.      Matrinlinial : Garis keturunan yang diambil dari pihak perempuan- artinya pihak perempuan mendapatkan prsi lebih besar dalam warisan.

Bahwa aku



Bercerita di ruang pikiran terasa mengalir dan beruntutan. 

Ketika cerita itu dibawa dengan goretan memori terasa abstrak dan tak lengkap.

 Sama halnya saat aku memikirkan dirimu, banyak hal yang bisa kusampaikan dengan lancar dan tanpa rahasia. 

namun tatkala dirimu bersamaku, 

tak ada yang bisa ku ungkapan selain membisu dengan suara yang tak mengungkapkan isi hatiku yang sebenarnya.
 (bahwa aku ingin meminjam duitmu, akan kuganti secepatnya dengan bunga sekalian) :p

Dicky ingusan
(waktu tak terdeteksi, rentang tanggal akhir bulan)

Kamis, 18 April 2013

Tiga cara minimalis untuk sukses




Untuk mencapai sebuah kesuksesan dibutuhkan tiga cara minimalis dalam menunjang perjuangan yang dilakukan :


1.     Bekerja antusias- semua pekerjaan yang dilakukan dengan niat yang ikhlas merupakan langkah awal sebuah keberhasilan. Niat ikhlas dibareng dengan gairah dalam melakukan pekerjaan. Gairah tersebut bisa berupa keberanian untuk memulai, semangat untuk berkembang, berlatih dan belajar lebih jauh bdang yang digeluti. Hal tersebut menjadi pijakan awal untuk melangkah kedepan



2.     Bekerja cerdas- tiap langkah dalam menjalani segala pekerjaan juga harus dibarengi dengan strategi yang tepat setelah memberi niat yang tulus. Strategi yang tepat berupa kepintaran dalam melihat peluang dan situasi. Juga terwujud dalam pemikiran yang jitu untuk menganalisa sebuah permasalahan. Berinisiatif dalam mencairkan solusi yang handal untuk merampungkan kesulitan. Dengan demikian semua pekerjaan dapat dilakukan efektif, efisien baik waktu tenaga pikiran.





3.    Bekerja keras- selain dua hal di atas yang menjadi titik tolak dalam melakukan pekerjaan, yang berupa niat dan perencanaan juga harus ada aksi yang jelas dan kongkret untuk mewujudkannya. Untuk itu sikap persisten yang konsisten patut dikedepankan. Karena seiapa usaha juga harus dibarengi dengan kerja keras yang anti menyerah. Itu merupakan paduan yang pas untuk mendapatkan hasil yang maksimal.

Senin, 18 Maret 2013

Sabtu malam




Dingin, mencekam, berkabut, penuh kengerian tak berbatas
Ini puisi tentang hantu atau tentang cinta?!
Malam ini identik dengan cinta,
Bagiku malam ini lebih kearah mengerikan
Kalau disambung menjadi cinta yang mengerikan!
Lho. Bayangkan kamu hidup namun tak bernafas
Jadinya seperti cintaku pada dia(1)
Aku mencintainya(1) namun aku tidak menjiwai cintanya(1)
Hasilnya KARMA

Lalu ibarat kata kamu hidup tanpa nafas sedang mengejar
Nafas kehidupan yang lain
Seperti cinta ku padanya(2) yang kujiwai sepenuh nyawa
Namun tak dinyana ia(2) memilih cinta yang lain
Dan aku memilih malam ini menjadi malam tanpa nafasku selanjutnya.

Dicky Ingusan
16 Maret 2013
Aku (cowok)
Dia1 (ibuku:cewek)
Dia2 (pacarku:cewek dunk!)